Perjalanan di Tahun 2015 (Bagian III)

Eh, ya ampun. Tahun 2017 sudah mau habis, padahal cerita saya tentang perjalanan di tahun 2015 belum kelar juga. Dari pada tambah basi (dan sayanya lupa), mending diselesaiin sekarang aja ya. Oktober Jadi setelah dilamar dan beli cincin bareng, saya dan Kangmas diskusi tentang kapan dan di mana kami mau menikah. Karena saat itu Ibu …

Continue reading Perjalanan di Tahun 2015 (Bagian III)

Advertisements

El-De-Em

Sejak Juli 2016 lalu, saya dan Kangmas menjalani pernikahan jarak jauh. Penyebabnya apalagi kalau bukan Visa J-1 yang mengharuskan saya pulang ke Indonesia dan menetap selama dua tahun setelah lulus kuliah dan bekerja di Colorado selama setahun? Sebetulnya kami sudah mengajukan aplikasi waiver agar saya nggak harus menetap selama dua tahun di Indonesia, tapi aplikasi …

Continue reading El-De-Em

Perjalanan di Tahun 2015 (bagian II)

  Beuh, sudah lama banget ya saya nggak nulis blog. Sejak selesai ngajar di bulan Mei lalu dan pindah ke Jakarta di akhir Juli kayaknya ada aja kejadian yang bikin saya jadi males nulis (alesan... padahal emang males aja.) Baeklah, sebelum kelewat basi, mari kita lanjutkan tulisan perjalanan di tahun yang lalu. Mei  Ini bulan …

Continue reading Perjalanan di Tahun 2015 (bagian II)

Perjalanan di Tahun 2015

Tahun 2015 adalah tahun yang sangat berkesan buat saya. Tahun yang menyenangkan, penuh kejutan, penuh perubahan, dan tahun yang melambangkan pencapaian, baik dari segi prestasi akademik maupun dari sisi hubungan personal. Sayangnya, bagi banyak teman dekat saya, 2015 bukanlah tahun yang menyenangkan. Suami salah satu sahabat terdekat saya kehilangan pekerjaannya di tahun itu, dan tak …

Continue reading Perjalanan di Tahun 2015

Sepuluh Bulan Kemudian

  Wah, nggak kerasa sudah sepuluh bulan saya nggak nulis blog. Ketahuan banget kalau setelah lulus kuliah kerjaan saya kebanyakan cuma nonton tv dan masuk dapur! Jujurnya, saya tertarik nulis blog bukan karena saya hobi curhat di dunia maya, tapi karena saya butuh pengalihan dari nulis disertasi. Dulu, waktu jaman-jamannya saya harus nyelesaiin disertasi, kayaknya …

Continue reading Sepuluh Bulan Kemudian